5 Taktik E-Commerce Sukses

Setiap toko online tentunya ingin meningkatkan site visitors dan konversinya. Meskipun serangkaian strategi sudah pernah Anda jalankan, menentukan taktik pemasaran yang tepat untuk tahap selanjutnya tetaplah selalu memiliki tantangan tersendiri. Oleh karena itu, kami mencoba untuk memberikan beberapa taktik e-commerce advertising yang efektif beserta alatnya, yang dapat Anda implementasikan di toko online Anda.

Ide-ide ini dapat bermanfaat untuk meningkatkan pembelian, baik oleh customer baru maupun buyer yang pernah bertransaksi di toko Anda. Cobalah untuk mengimplementasikan salah satu ide ini dalam beberapa minggu ke depan. Pada akhir masa pengimplementasiannya, cobalah untuk menganalisa kembali taktik mana yang bekerja dengan baik dan menguntungkan bisnis e-commerce Anda.

Apa Yang Dimaksud Dengan e-Commerce Marketing?

E-commerce marketing merupakan praktik penggunaan promosi untuk meningkatkan traffic ke dalam toko online dengan mengkonversi visitors tersebut menjadi transaksi pembelian oleh konsumen, dan menjaga mereka untuk tetap kembali ke toko Anda jika ingin membeli produk yang sebelumnya sudah pernah mereka beli.

Strategi pemasaran e-commerce yang baik terdiri dari taktik pemasaran yang juga baik di dalam atau di luar website Anda. Strategi pemasaran yang sehat dapat membantu Anda untuk membangun kesadaran brand, mendorong loyalitas customer, dan pada akhirnya meningkatkan penjualan online.

Anda dapat menggunakan strategi e-commerce advertising untuk mempromosikan toko online Anda secara keseluruhan atau untuk mendorong penjualan bagi produk-produk spesifik tertentu. Berikut kami berikan beberapa ide praktis yang dapat Anda gunakan.

1. Upsell Produk Anda

Upselling adalah suatu teknik penjualan yang digunakan untuk membuat pelanggan membelanjakan lebih banyak dengan membeli produk dengan versi yang ditingkatkan atau premium dari apa yang dibeli. Kita pasti sudah sering mendengar atau melihat hal-hal seperti “Apakah Anda ingin meng-improve pesanan Anda?”. Hal tersebut merupakan salah satu contoh praktik dari upselling untuk membuat customer membeli produk premium daripada produk yang awalnya ingin mereka beli.

Bagi banyak bisnis, teknin upselling ini bisa menjadi sangat efektif dibandingkan dengan mendatangkan pelanggan baru ke dalam toko Anda. Terkadang, pelanggan Anda mungkin tidak mengetahui bahwa produk premium lain yang sejenis dengan yang ingin mereka beli tersedia di toko Anda, atau mereka perlu memahami lebih apakah peningkatan (upgrade) pada produk yang mereka inginkan diperlukan.

Sebagai contoh jika Anda penjual produk kecantikan, mungkin Anda bisa melakukan upselling dengan menawarkan paket bundling seperti, menggabungkan produk lipstick dengan mascara, atau bisa juga dengan produk-produk lainnya seperti paket journey pack. Buatlah agar buyer mempertimbangkan untuk membayar sedikit lebih banyak dari yang awalnya ingin mereka keluarkan, namun bisa mendapatkan varian produk yang lebih banyak. Pastikan untuk menekankan perbedaan dan manfaat lebih yang akan buyer Anda terima dengan membayar lebih.

Ada dua pertimbangan yang dapat Anda gunakan saat melakukan upselling:
* Pastikan bahwa produk lain yang Anda tawarkan berkaitan dengan produk yang ingin dibeli konsumen
* Sadari dan perhatikan secara teliti saat mengantisipasi rentang harga kemampuan berbelanja dari buyer Anda

Produk Anda harus sesuai dengan kebutuhan asli dari konsumen, karena ada kemungkinan mereka tidak antusias dengan harga yang jauh lebih tinggi ketika mereka sudah memiliki kisaran jumlah yang ingin mereka keluarkan. Harga tersebut seringkali menjadi hal pertama yang dilihat oleh konsumen, dan merupakan hal utama yang digunakan dalam membandingkan dengan produk lainnya. Produk baru yang Anda tawarkan haruslah cocok dan sepadan dengan biaya tambahan yang sudah mereka perkirakan.

2. Terhubung dengan Customer Melalui Fitur Live Chat

Ada banyak cara untuk senantiasa terlibat dengan customer secara positif. Salah satu contohnya yaitu, Anda dapat memanfaatkan fitur reside chat untuk secara langsung membangun koneksi dengan buyer baik di website ataupun toko online di e-commerce platform/ market. Kehadiran fitur reside chat ini dapat memungkinkan Anda untuk lebih mengarahkan pencarian mereka pada suatu halaman tertentu setelah menghabiskan waktu lebih dari satu menit, atau bahkan sesaat setelah mereka tiba di toko Anda.

Live chat ini juga memungkinkan Anda untuk melakukan percakapan langsung dengan konsumen sehingga Anda dapat menjawab dan membantu mengatasi masalah yang mereka hadapi saat berencana untuk melakukan transaksi di toko online Anda. Selain itu, penting juga bagi Anda untuk memperhatikan seberapa banyak orang yang mengabaikan keranjang belanja atau memasukan produk Anda dalam wishlist mereka.

Hal ini bisa saja disebabkan karena mereka berubah pikiran, belum sempat atau lupa untuk menyelesaikan transaksi mereka. Anda dapat menggunakan reside chat untuk mendorong buyer dalam menyelesaikan transaksi mereka. Mungkin Anda dapat melakukannya dengan cara menawarkan tambahan diskon, gratis ongkir atau sekedar mengingatkan mereka jika produk yang mereka inginkan sedang diskon atau akan segera habis.

3.Mengantisipasi Penjualan Mendatang

Jika Anda memiliki kemampuan untuk memperluas lini produk Anda, maka Anda harus dapat mengevaluasi permintaan pasar dan melihat apakah hal tersebut sepadan dengan biaya yang Anda keluarkan. Anda dapat melakukannya melalui berbagai pendekatan seperti riset kata kunci, validasi geografis, tren media sosial, dan sebagainya. Anda juga dapat menjual produk dengan sistem pre-order untuk melihat seberapa banyak konsumen yang berminat pada produk tersebut.

Sebagai contoh, jika Anda mencoba memutuskan satu dari tiga produk yang akan Anda rilis untuk dijual, Anda dapat membuat halaman untuk masing-masing produk dan memastikan bahwa Anda menggunakan foto produk yang berkualitas dan copy yang menarik untuk deskripsi produk tersebut. Setelah itu, Anda dapat mengatur stok produk tersebut menjadi “kosong” lalu nyalakan fitur “wishlist” atau “ingatkan jika produk tersedia”. Dari sana Anda dapat melihat produk mana yang paling mendapat respon dari buyer dan hasilnya dapat Anda gunakan untuk menentukan produk mana yang lebih baik untuk Anda jual terlebih dahulu atau dengan jumlah lebih banyak.

4. Optimalkan Halaman Produk Anda

Conversion fee optimization (CRO) merupakan praktik yang diterapkan dalam mengoptimalkan konversi penjualan di dalam toko online Anda. Mempraktikan CRO akan membantu Anda untuk mengidentifikasikan masalah-masalah pada toko online Anda seperti, di mana Anda kehilangan penjualan?, Konsumen seperti apa yang meninggalkan toko dan mengapa?, Apa yang dapat Anda lakukan untuk mendapatkan kembali peluang yang terlewatkan itu?, dan sebagainya.

Proses ini dilakukan dengan metode penelitian kualitatif dan kuantitatif, sehingga Anda akan mendapatkan hasil yang nyata dan tidak memihak tentang bagaimana toko online Anda mengkonversi konsumen menjadi pelanggan tetap. Setelah melakukan penelitian untuk mengidentifikasi tantangan dan peluang dari toko tersebut, Anda dapat mengembangkan hipotesis dan tes untuk melihat pendekatan mana yang menghasilkan penjualan terbanyak untuk bisnis e-commerce Anda.

5. Berikan Apresiasi untuk Customer Loyal

Berfokus pada retensi pelanggan merupakan cara terbaik yang dapat menghemat biaya dalam meningkatkan penjualan online dari produk bisnis Anda. Konsumen yang kembali membeli produk atau layanan yang Anda berikan dapat menyumbang hampir 22% dari pendapatan Anda, sementara pelanggan baru hanya menyumbang eleven%, menurut data dari Stitch Labs. Mereka juga melakukan hampir 15% transaksi yang lebih banyak dalam setahun.

Salah satu cara untuk mengapresiasi pelanggan setia seperti mereka adalah melalui program loyalitas pelanggan. Ada banyak cara yang membuat pelanggan dan Anda mendapatkan manfaat dari program loyalitas ini. Bisa saja dengan memberikan pelanggan insentif tambahan untuk melakukan pembelian dan menjadikan brand Anda berada di top of mind mereka dengan fitur pengingat otomatis.

Anda sendiri yang akan memilih cara apa untuk memberikan apresiasi kepada pelanggan setia Anda, seberapa sering dan dengan cara apa. Misalnya, Anda mungkin memiliki program yang berbasis poin, dengan mata uang berbasis poin tersebut yang dapat di redeem dengan diskon, pengiriman gratis atau produk gratis dari Anda.

Berikut adalah beberapa tips yang dapat kami berikan untuk Anda dalam mengelola serta meningkatkan penjualan online untuk bisnis Anda. Jika Anda masih kewalahan dalam mengelola pesanan dan bisnis dari brand e-commerce Anda, mungkin layanan dari e-commerce enabler dapat menjadi solusinya.